TAHUN INI, LOMBOK BARAT TIDAK GELAR KEGIATAN PERGANTIAN TAHUN

Giri Menang, Jum’at 28 Desember 2018 – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk malam pergantian tahun 2018 – 2019 kali ini Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tidak akan menyelenggarakan kegiatan.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid saat menghadiri acara Refleksi dan Muhasabah 2018 di Aula Kantor Bupati, Jum’at (28/12).

“Kita tidak akan menyelenggarakan acara yang bersifat hura-hura. Saya sudah menerbitkan himbauan tentang pelaksanaan perayaan malam tahun 2018. Lebih baik kita diam di rumah dan bermuhasabah secara pribadi atau bersama dengan keluarga,” ujar Fauzan.

Melalui Surat Edaran tersebut, Fauzan menghimbau agar masyarakat mengisi malam tahun baru dengan melakukan muhasabah dan kegiatan agama seperti zikiran dan bahkan pengajian.

Muhasabah atau introspeksi diri, menurut Fauzan, adalah upaya seseorang mengevaluasi segala kekurangan diri, baik secara personal maupun sosial.

Fauzan berharap, acara yang digelar pemerintah daerah dapat dilanjutkan oleh masyarakat sampai lapisan bawah.

“Dua hari ini, kegiatan muhasabah dilakukan di semua kecamatan. Selanjutnya bisa diikuti oleh Pemerintah Desa bersama para tokoh masyarakat,” pinta Fauzan di hadapan jajarannya, Anggota Forkopimda, para anggota DPRD, Tokoh Agama, dan para Kepala Desa.

Hasil pantauan di lapangan, komitmen Fauzan seiring sejalan dengan perkembangan di lapangan. Beberapa desa di wilayah Lombok Barat diketahui melaksanakan himbauan tersebut. Mereka membuat banyak baliho himbauan agar masyarakat tidak merayakan pergantian tahun dengan hura-hura seperti main kembang api, petasan, konvoi berkendaraan, dan meminum alkohol.

Untuk mengantisipasi dan mengevaluasi efektivitas himbauannya, Fauzan telah memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Perhubungan, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik untuk melakukan pemantauan di malam pergantian tahun.

“Kita akan tetap lakukan pemantauan. Paling tidak ada tiga titik yang harus diantisipasi jangan sampai perayaan tahun baru menimbulkan keresahan,” pungkas Fauzan. (jw/humas)