PARA KAFILAH MTQ XXVIII BERDATANGAN

 

Giri Menang, Rabu 2 Oktober 2019 - Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat yang ke XXVIII tampak sudah clear seratus persen. Tidak hanya di arena utama, namun juga semua majelis yang tersebar di 8 tempat atau 3 wilayah, yaitu Kecamatan Gerung, Kediri, dan Gunung Sari.

Sampai dengan sore ini (Rabu, 2/10/2019) hampir semua kafilah Kabupaten/Kota telah berdatangan ke Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat untuk mendaftar ulang.

"Sebelumnya para kafilah sudah mendaftar secara online, namun registrasi ini penting dilakukan lagi untuk pengecekan fisik," ujar Kepala Sekretariat LPTQ NTB, H. Amirin A. Rahim.

Jadi, kata Amirin, setiap peserta yang telah didaftarkan secara online, secara bersama-sama lalu mendaftarkan diri dengan membawa berkas bukti identitas, seperti Kartu Keluarga atau akta kelahiran.

"Sekarang sudah tidak mungkin lagi terjadi kesalahan umur, karena sistem online pendaftaran MTQ terkoneksi dengan data NIK (Nomor Induk Kependudukan, red) di Dukcapil," terang H. Amirin.

Kehadiran masing-masing kafilah dari Kabupaten/Kota se-NTB disambut oleh sedikitnya tiga Kepala OPD yang oleh Panitia Pelaksana Daerah ditetapkan sebagai penghubung. Seperti saat kedatangan kafilah dari Kabupaten Lombok Utara (KLU), mereka langsung disambut oleh Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Kepala Bappeda Lombok Barat.

"Kami ditugaskan hanya untuk menerima, mengantar ke hotel atau tempat menginap, dan menyiapkan saat akan arena musabaqah," terang Kepala Dinas Koperasi UMKM, H. M. Fajar Taufik.

Terkait dengan tempat menginap, H. Amrin A. Rahim sebelumnya menjelaskan, bahwa seluruh biaya akomodasi, konsumsi, dan transportasi para kafilah diserahkan sepenuhnya menjadi urusan Pemerintah Kabupaten/Kota tempat kafilah berasal.

"Kalau kemudian diserahkan ke panitia, takutnya nanti jadi temuan. Jadi kita serahkan ke masing-masing saja karena tergantung pada kondisi keuangan dan keinginan masing-masing daerah," terang Amrin.

KLU sendiri akan mengkonsentrasikan kafilahnya di Hotel Lombok Garden Mataram. Demikian juga dengan Kabupaten/Kota lainnya yang memilih beberapa hotel di seputar Mataram, kecuali Kafilah Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kabupaten Bima yang memilih rumah penduduk di kawasan dekat dengan arena musabaqah.

Hasil pantauan lapangan, proses registrasi masing-masing kafilah sangat lancar dan cepat. Kepala Bagian Keagamaan Biro Kesra Provinsi NTB, H. Aziz Fahmi memastikan pola registrasi yang diselenggarakan di Lombok Barat relatif baru dan bahkan belum diaplikasikan untuk MTQ Nasional.

"Setiap cabang dan kelas usia atau putra putri, disiapkan satu meja sehingga proses verifikasi faktual peserta menjadi sangat cepat," terang Aziz Fahmi.

Sesuai dengan jadwal panitia, maka usai pendaftaran, para kafilah akan berkumpul lagi malam harinya untuk kegiatan ta'aruf dan jamuan makan malam oleh Bupati Lombok Barat. Esok paginya ada kegiatan pawai dan baru akan dibuka secara resmi oleh Gubernur NTB Zulkiflimansyah, pada Kamis malam (3/10/2019).
#LombokBaratMantap #SopoqAngenMembangunLombokBarat #mtq #mtqntb #mtq2019

Konten Terkait