DIKRITISI ANGGOTA DPRD, SEKDA ANGGAP TIDAK RELEVAN

Giri Menang, Selasa 4 Juli 2017 – Sekretaris Daerah Kabupaten Lombok Barat, H. Moh. Taufiq menanggapi dingin kritik yang disampaikan anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat saat Sidang Paripurna hari ini (4/7). Menurutnya, hal itu tidak relevan dengan maksud dan tujuan dari Sidang Paripurna.
 
Sebelumnya saat sidang berlangsung, beberapa politisi Giri Menang merasa kecewa dengan kinerja eksekutif saat menyampaikan pandangannya dalam Rapat Paripurna DPRD yang mengagendakan pandangan umum gabungan fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD Lobar Tahun 2016.
 
Berselang beberapa menit dibuka oleh H. Moh. Nursaid, hujan interupsi diarahkan ke pihak eksekutif yang saat itu dipimpin oleh Sekda Kab. Lobar mewakili Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid yang saat bersamaan berhalangan hadir.
 
Politisi dari PKPI, H. Ahmad Zaenuri menganggap tidak ada artinya melakukan rapat karena serapan anggaran di tahun 2017 masih kecil. “Sampai bulan ini belum mencapai 30%. Apa artinya kita paksakan APBD murni 2018, jika kinerja eksekutif nol !,” tegasnya lantang seraya mengakui kecewa terhadap SKPD yang tidak membelanjakan uangnya. “Uang sudah ada, tidak dibelanjakan. Saya kecewa pak ketua, bila perlu kita tunda rapat ini,” tegasnya.
 
Senada dengannya, anggota dari fraksi PKB H. Jamhur mempersoalkan pembangunan infrastruktur yang di tahun 2017 ini belum dimulai. “Alasannya klasik, administrasi belum selesai. Termasuk di Dikbud hanya beralasan, sekretarisnya belum ada,” kritiknya.
 
Menanggapi kritik pihak legislatif seusai sidang berlangsung, Taufiq menganggap kritik mereka tidak tepat waktunya. “Kritik mereka tidak relevan. Sidang Paripurna ini kan untuk membahas LKPD (baca: Laporan Keuangan Pemerintah Daerah) Tahun 2016. Masak mengkritisi tahun anggaran sekarang?,” ujarnya balik bertanya.
 
Menurut pria senior di jajaran birokrasi Lobar ini, serapan anggaran tahun ini terus dievaluasi. “Kita akan Rapim II besok tanggal 6. Di Rapim itu, kita evaluasi seluruh kinerja SKPD termasuk serapan anggarannya. Kita akan tanya, kenapa capaiannya kok masih rendah? Kita tanya sebabnya,” terangnya seraya mengucap menyampaikan apresiasinya terhadap pengawasan para legislator Giri Menang itu.
 
Rapat Paripurna kali ini menyajikan pandangan 3 Fraksi Gabungan yang secara umum memberikan catatan terhadap draft yang diberikan oleh pihak Pemkab Lobar. Hal tersebut disampaikan dengan sangat lancar oleh H. Rauhul Amin, politisi anyar yang menggantikan posisi H. Yakti dari Partai Golkar ini.